Sunday, February 3, 2013

Baca Buku

Gw punya kebiasaan membacakan buku sebelum tidur ke anak. Meskipun pada prakteknya, tidak hanya sebelum tidur, tapi kapan pun Abrar mau dibacain buku. Sampai2, tengah malam, Abrar bisa loh bangun untuk minta dibacain buku sama ibunya, dan ga tanggung2 ga cuma 1 buku tapi bisa 3 buku (ibunya nyerah 3 buku paling banyak). Kebayang kan lagi ngantuk2nya, lagi enak2nya tidur, dibangunin hanya untuk bacain buku :( Tapi karena mintanya bacain buku, okelaah.. demi kebaikan ya sayang, ibu meskipun matanya udah 5 watt, tetep semangat bacain buku.

Oleh karena itu, saya sering membelikan buku untuk Abrar. Apalagi kantor saya tinggal ngesot doang ke Gramedia. Tinggal turun ke lantai 3, voila di sudah Gramedia. Alhamdulillah, senangnya :). Buku2nya Abrar kebanyakan mengenai mobil, dan kereta api. Yap, anak saya adalah penyuka transportasi. Maklum lah namanya juga anak cowok. Daripada sukanya Barbie :D hihihihi... Buku2nya kebanyakan adalah ensiklopedia seri anak, dan dipilih yang tipis supaya dia tidak bosan, dan ibunya juga tidak capek bacainnya (pemalas) :D. Kenapa ensiklopedia?

Menurut Wikipedia :
Ensiklopedia (/énsiklopédia/) adalah sejumlah tulisan yang berisi penjelasan yang menyimpan informasi secara komprehensif dan cepat dipahami serta dimengerti mengenai keseluruhan cabang ilmu pengetahuan atau khusus dalam satu cabang ilmu pengetahuan tertentu yang tersusun dalam bagian artikel-artikel dengan satu topik bahasan pada tiap-tiap artikel yang disusun berdasarkan abjad, kategori atau volume terbitan dan pada umumnya tercetak dalam bentuk rangkaian buku yang tergantung pada jumlah bahan yang disertakan

Saya ingin buku yang dibacakan untuk Abrar tidak hanya berupa cerita, tetapi terdapat informasi2 penting di dalamnya, pengetahuan2 umum yang menambah wawasannya. Makanya ga heran, kalau Abrar hafal nama2 kereta, seperti : Maglev = kereta api cepat di Cina, Shinkansen = kereta api cepat di Jepang, TGV = Kereta api cepat di Perancis, AVE = kereta api cepat di Spanyol, Eurostar = kereta api cepat di Eropa. Selain itu, dia juga tahu, kalo kereta api uap itu bahan bakarnya kayu bakar, terus ada lagi kereta api diesel, yang bahan bakarnya Bensin, dll. Awalnya saya membelikan buku2 ensiklopedia anak yang berkaitan dengan transportasi, yang memang Abrar suka. Tapi saya juga membelikan buku2 yang lain. Seperti tentang Langit. Di langit itu ada apa? Kalau mau melihat bintang pakai apa? Apa itu bulan? komet? Matahari? Bintang? Planet? Peristiwa bumi berputar mengelilingi matahari apa namanya? Bulan mengelilingi bumi, bumi berputar pada porosnya selama berapa lama?dll. Atau tentang melahirkan, asal muasal bayi dari mana? Apa itu sperma, indung telur, zygot, janin sampai akhirnya bayi? Berapa bulan dikandung? hihihihi... kata nyokap gw, "Emangnya si Abrar ngerti apa? Masih sekecil itu diajarin hal2 seperti itu". Ga tauk gw yang terlalu berlebihan, tapi gw selalu memperlakukan Abrar sebagai pribadi yang mempunyai akal pikiran, teman untuk sharing dan mengeluarkan pendapat.

Pada akhir cerita, gw juga akan bertanya pada Abrar kesimpulan dari buku yang sudah gw bacain. Gw akan menanyakan, apa sih isi bukunya? Dan gw akan suruh Abrar untuk cerita tentang buku yang gw bacain. Dan ga sampai situ aja, kadang2 dalam keseharian gw suka nanya pengetahuan2 yang dia dapat dari buku. Seperti :
Ibu : Brar, kalau mau liat bintang pakai apa sih?
Abrar : Teleskop.
Ibu : Brar, ini yang ibu pegang apa namanya? (sambil nyetir),
Abrar : Setir.
Ibu : Brar, ini yang ibu injek namanya apa?
Abrar : Gas
Ibu : Kalau yang dipegang ini, untuk ganti gigi apa?
Abrar : Persneling

Hehehe.. kayak tes aja ya :D

Tapi gw juga ga memaksakan Abrar untuk dibacain buku yang mana, terserah dia maunya yang mana. Malahan, dia yang selalu minta untuk dibaca buku. Kadang2, 1 buku bisa dia minta bacain berhari2, sampai bosan ibunya *qiqiqi..*. Tapi gara2 sering dibacain buku, makanya dia jadi hafal.

Veilicious! The truth beauty is wrapped in a beautiful way...

No comments:

Post a Comment